To My Class

When The World Knows

Model2 KomMas

MODEL-MODEL KOMUNIKASI MASSA

 

            Model dalam suatu komunikasi dapat dianggap sebagai penggambaran tentang suatu realita yang dibuat sesederhana mungkin. Dengan mempelajari model komunikasi, menurut DeVito ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh, yaitu :

1.      Model memiliki fungsi mengorganisasikan, artinya model dapat mengurutkan dan menghhubungkan satu sistem dengan sistem lainnyaserta dapat memberikan gambaran yang menyeluruh

2.      Model dapat membantu menjelaskan sesuatu dengan menyajikan informasi secara sederhana, artinya tanpa model, informasi tersebut dapat menjadi sangat rumit.

3.      Dengan model dimungkinkan adanya perkiraan hasil atau jalannya suatu kejadian.

 

Model dapat dijadikan sebagai suatu dasare bagi pernyataan terhadap berbagai alternative dan membantu membuat hipotesis suatu penelitian. Di bawah ini adalah model komunikasi yang tampil pada tahun awal sekitar decade 1940 dan 1950an.

A.     Model Komunikasi Satu Tahap (one step flow of comm.)

Media Massa                                           Komunikan

 

B.     Model Komunikasi Dua Tahap (two step flow of communication)

Sumber        Komunikasi          Pesan       MedMas     Opinion Leader           KomKan

 

Kelemahan :

         Individu yang aktif dalam mencari informasi hanya pemuka pendapat

         Membatasi proses analisis, karena proses komunikais terjadi dalam dua tahap atau lebih

         Pemuka pendapat tergantung pada media massa

         Mengabaikan perilaku khalayak, berdasarkan waktu pengenalan ideh baru

         Berbagai saluran komunikasi berperan dalam tahap penerimaan inovasi dan pengambilan keputusan

         Adanya pemisahan khalayak antara pemuka pendapat dengan masyarakat pengikut.

 

C.     Model Komunikasi Banyak Tahap (Multi Step Flow of Comm)

Sumber            MedMass         Komunikan           Komunikan             Komunikan

 

D.     SR Model

Stimulus                 Pesan                     Respon

 

E.      Uses and Gratification Model

Asumsi dasar :

         Khalayak dianggap aktif

         Inisiatif dan pemilihan media pada khalayak

         Media massa bersaing dengan sumber-sumber lain

         Memusatkan perhatian pada penggunaaan isi media

Faktor social                Kebutuhan        Harapan2         Berbagai           Gratifikasi Kebt

Psikologis                     Yang                Thdp Media     Pengharapan    

menimbulkan                Melahirkan       Massa              Media              Konsekuensi lain

 

5 Comments»

  Ramot Otaran (2004-41-771) wrote @

Ibuuu… Yang mau dijadiin bahan buat UTS yang mana Ibu,, masa’ semuanya dikeluarin, jangan atuh Ibu..

  alma wrote @

teori uses menitik beratkan pada khalayak aktif, bagaimana definisi khalayak aktif itu sendiri? bukannya khalayak aktif juga selektif terhadap pemilihan media? saya akan mengadakan penelitian untuk teori ini, tlg jlskan lbh jls.

  dayhilt wrote @

bu….koko pendek banget penjelasannya!!! apa ibu gak tau ya? jgn jd dosen makanya ya, bu! kyk ibu yuli n pak dedi nich jadinya! sebell

  oliviadwiayu wrote @

Yang saya tulis itu hanya konsep yang bisa dijadikan pedoman belajar. Penjelasan lebih hanya bisa ditemukan pada tatap muka. Jadi mahasiswa yang logika doong !

  oktaviano wrote @

ibu mau tanya kalo komunikasi dua tahap Model Arus-Berita Internal Dua Tahap (Bass) ada dalam bukunya siapa? terimakasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: