To My Class

When The World Knows

Komponen Komunikasi Massa

          I          Komponen Komunikasi Massa

Everett M. Rogers bahwa dalam kegiatan komunikasi ada empat elemen yang harus diperhatikan, yaitu source, message, channel dan receiver.  Kemudian komponen tersebut dibagi lagi menjadi lima bagian oleh Wilburr Schramm, yaitu Source, Encoder, Signal, Decoder, Destination. Komponen-komponen tersebut merupakan suatu syarat yang harus ada dalam suatu proses komunikasi, baik pada komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok maupun komunikasi massa.

a.       Komunikator

Jeremy Tunshall mendefinisikan komunikator sebagai petugas nonadministratif (nonclerical) di dalam organisasi-organisasi komunikasi, orang-orang yang bekerja dalam memilih, menyusun dan merencanakan program-program, cerita-cerita dan pesan-peasan lainnya untuk akhirnya disebarkan kepada khalayak. Definisi tersebut menunjukkan komunikator meliputi para jurnalis, para petugas perusahaan periklanan, produser siaran siaran radio dan televisi, serta para penyunting. Melihat uraian tadi komunikasi massa pada umumnya adalah suatu organisasi yang kompleks, yang dalam operasionalnya membutuhkan biaya yang sangat besar .

Ditinjau dari komponen komunikator, maka terdapat dua faktor yang sangat menentukan yaitu :

1.      Source Credibility

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan yang besar akan meningkatkan daya perubahan sikap, sedangkan kepercayaan yang rendah akan menyebabkan berkurangnya daya perubahan yang diharapkan.

2.      Source Attractiveness

Seorang komunikator harus mempunyai kemampuan untuk mengubah sikap komunikan melalui mekanisme daya tarik, artinya komunikan merasa bahwa komunikator terlibat atau turut serta dengan mereka.

 

b.      Pesan

Pesan komunikasi massa bersifat umum, maka pesan harus diketahui oleh setiap orang. Severin dan Tankard (1992) bahwa komunikasi massa adalah sebagian ketrampilan (skill), seni (art) dan ilmu (science). Tanpa dimensi seni menata pesan, tidak mungkin media surat kabar, majalah, radio siaran, televise dan film dapat memikat perhatian khalayak, yang pada akhirnya pesan tersebut dapat mengubah sikap, pandangan, dan perilaku komunikan.

 

c.       Media

Media massa yang memiliki ciri khas, mempunyai kemampuan untuk memikat perhatian khalayak secara serempak (simultaneous) dan serentak (instantaneous). Jenis-jenis media yang digolongkan dalam media massa adalah pers, radio siaran, televisi dan film.

a.       Pers

Pers memiliki ciri yang khas dibandingkan media massa lainnya. Khalayak yang diterpanya bersifat aktif. Pesan melalui media pers diungkapkan dengan kata-kata, yang baru menimbulkan makna apabila khalayak menggunakan tatanan mentalnya (mental set) secara aktif. Selain itu diperlukan suatu tatanan bahasa yang khas yang disebut bahasa pers.

b.      Radio Siaran

Media radio siaran termasuk media elektronik yang sifatnya sebagai pendengar media audio (didengar). Kelebihan media siaran radio yaitu pesan yang dibawakan oleh komunikator dapat ditata menjadi suatu kisah yang dihiasi dengan musik sebagai ilustrasi (backsound) dan efek suara (sound effect) sebagai unsur dramatisasi.

c.       Televisi

Televisi mempunyai kelebihan dari media massa lainnya yaitu bersifat audio visual (didengar dan dilihat), dapat menggambarkan kenyataan dan langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang terjadi.

d.      Film

Yang dimaksud dengan media film disini adalah film yang dipertunjukkan di gedung-gedugn bioskop. Film dan prosesnya mempunyai fungsi dan sifat mekanik atau nonelektronik, rekreatif, edukatif, persuasive atau noninformatif.

 

d.      Khalayak

Khalayak yang dituju oleh komunikasi massa adalah massa atau sejumlah besar khalayak. Karena banyaknya jumlah khalayak serta sifatnya yang anonim dan heterogen, maka sangat penting bagi media untuk memperhatikan khalayak.

 

e.       Filter dan Regulator Komunikasi Massa

Khalayak yang heterogen ini akan menerima pesan melalui media sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, agama, usia, budaya dan sebagainya. Oleh karena itu, pesan itu akan difilter oleh khalayak yang menerimanya

Filter utama yang dimiliki oleh khalayak adalah indra yang dipengaruhi oleh tiga kondisi, yaitu :

1.      Budaya

Pesan yang disampaikan oleh komunikator melalui media massa akan diberi arti yang berbeda-beda sesuai dengan latar belakang budaya khalayak

2.      Psikologikal

Pesan yang disampaikan media akan diberi arti sesuai dengan frame of reference dan field of experience khalayak.

3.      Fisikal

Kondisi fisik seseorang baik internal maupun eksternal akan mempengaruhi khalayak dalam mempersepsi pesan media massa.

         Kondisi fisik Internal, keadaan kesehatan seseorang

         Kondisi fisik Eksternal, keadaan lingkungan di sekitar komunikan ketika menerima pesan dari media massa.

Regulator adalah lembaga atau individu yang mewakili lembaga berwenang yang memberi perhatian atau tekanan berlebih terhadap poin-poin/kasus-kasus tertentu serta mengurangi perhatian pada hal-hal lain.

 

f.        Gatekeeper

Istilah Gatekeeper pertama kali digunakan oleh Kurt Lewin pada bukunya Human Relation. Istilah ini mengacu pada proses: (1) suatu pesan berjalan melalui berbagai pintu, selain juga pada (2) orang atau kelompok yang memungkinkan pesan lewat. Gatekeepers dapat berupa seseorang atau satu kelompok yang dilalui suatu pesan dalam perjalanannya dari sumber kepada penerima.

Fungsi utama gatekeeper adalah menyaring pesan yang diterima seseorang. Gatekeeper membatasi pesan yang diterima komunikan. Editor surat kabar, majalah, penerbitan juga dapat disebut gatekeepers. Seorang gatekeepers dapat memilih, mengubah, bahkan menolak pesan yang disampaikan kepada penerima.

S1                    M1                   Gatekeepers                MA                  R1

 

Keputusan Gatekeepers mengenai informasi yang harus dipilih atau ditolak dipengaruhi oleh beberapa variabel. Bittner (1985) dalam bukunya Human Communication mengidentifikasikan variabel-variabel tersebut sebagai berikut :

1.      Ekonomi, kebanyakan media massa mencari keuntungan dari memasang iklan, sponsor dan kontributor yang dapat mempengaruhi seleksi berita dan editorial.

2.      Pembatasan Ilegal, semacam hokum atau peraturan baik yang bersifat local maupun nasional yang dapat mempengaruhi seleksi dan penyajian berita.

3.      Batas Waktu, deadline dapat mempengaruhi apa yang akan disiarkan

4.      Etika Pribadi dan Profesionalisme dari seorang gatekeepers

5.      Kompetisi, diantara media juga berpengaruh terhadap sebuah berita

6.      Nilai Berita, Intensitas sebuah berita dibandingkan dengan berita lainnya yang tersedia dalam ruang berita, jumlah ruang dan waktu yang diperlukan untuk menyajikan berita harus diseimbangkan.

7.      Reaksi Terhadap Feedback Tertunda,, menulis feedback dalam bentuk surat.

5 Comments»

  fifit wrote @

tulisannya boleh saya copy ya bwt bahan kul?!!

  adiet wrote @

saya baru liat, tapi ternyata berguna banget buat menunjang mata kuliah saya.. saya copy untuk materi ujian komunikasi massa ya..makasi..

  syafri wrote @

tulisannya saya jadikan amunisi untuk ujian komunikasi masa y?? makasi…

  ester wrote @

emang komunikasi itu harus dipelajari walau banyak orang yang nganggep mudah..
tapi penting baanget…

good study
bisa menambah pengetahuan ku di komunikasi
hehehe

  christie wrote @

thx so much for the info.. bener2 masukan buat uas komunikasi massa.. esp about gatekeepers.. thx so much🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: